Selasa, 20 Januari 2015

Overview Of Sampling Techniques

4.1       Pembahasan
Pembahasan pada laporan akhir Peringkat Kinerja Operator akan menjelaskan tentang diskripsi produk, peta proses perakitan, uji keseragaman data, uji kecupan data, perhitungan waktu baku, analisis dan tata letak layoutnya. Produk yang dirakit adalah tamiya. Perakitan tamiya dilakukan oleh dua orang operator, kemudian pengukuran waktu dilakukan oleh dua orang rater dengan waktu estimasi, dan seorang timer dengan waktu stopwatch. Pengukuran waktu pada perakitantamiya digunakan untuk membandingkan waktu pengukuran operator satu, dan operator dua, kemudian membandingkan kecukupan data pada operator satu dan operator dua, dan membandingkan waktu baku antara operator satu dan operator dua.
4.1.1        Deskripsi Produk
Penerapan modul Peringkat Kinerja Operator yaitu pada perakitan tamiya. Tamiya memiliki chasis, ban depan, ban belakang, tutup baterai, body, pengunci body, dan body dalam. Kelebihan dari produk tamiya ini yaitu produknya kecil sehingga mudah dipegang. Produk tamiya ini adalah otomatis sehingga jika akan menggunakan tamiya hanya menekan penahan atas saja, dan jika tidak digunakan cukup ditekan lagi penahan atasnya. Kekurangan dari produk tamiya ini adalah tidak dapat digunakan dalam jangka panjang.
4.1.2    Peta Proses Perakitan dan Layout
Peta proses perakitan adalah sebuah peta yang menjelaskan tentang proses perakitan tamiyadari awal sampai akhir. Pembuatan peta proses perakitan dimaksudkan untuk mempermudah proses perakitan tamiya, karena dalam peta proses perakitan telah dijelaskan tata cara proses perakitan dengan urut dan waktu yang diperlukan dalam pengerjaan perakitan tersebut. Peta proses perakitan digambaran dengan peta Proses Perakitan atau PPP. Berikut merupakan gambar peta proses perakitan tamiya.
Layout merupakan suatu tata letak dan urutan-urutan komponen-komponen yang mempermudah operator dalam merakit tamiya. Dampak positifnya yaitu membantu kelancaran proses perakitan dan mempercepat perakitan tamiya serta dapat mengetahui letak komponen ke operator. Berikut adalahlayout proses perakitan tamiya.
4.1.3        Uji keseragaman Data
Uji keseragaman data merupakan perhitungan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak data yang ada dalam batas kontrol yaitu batas kontrol atas (BKA) dan batas kontrol bawah (BKB). Selain perhitungan uji keseragaman data, pada sub bab ini juga dibahas perhitungan untuk mencari Performance aktual, Performance estimasi, percent error, rata-rata waktu aktual standar deviasi dan standar deviasi dari distribusi harga rata-rata. Berikut ini merupakan perhitungan uji keseragaman data untuk kedua operator.
a.       Operator 1
Tabel 4.1 Lembar Pengamatan Operator 1
LEMBAR PENGAMATAN
Lembar ke: 1 (satu)  Tanggal: 7 November 2014
Operasi: TamiyaJenis Kelamin: laki-laki
Operator: Dwiarto Prastyo
Timer: Ecky Perdana Putra
Rater: Muhammad Rizky Hannur
No
Waktu Aktual Terdahulu
Waktu Aktual Teramati
Performanceactual
Waktu Estimasi Terdahulu
Waktu Estimasi Teramati
Performance Estimasi
%
Error
1
22
24,23
0,91
20
25
0,8
13,75
2
23
27
0,85
20
26
0,76
11,84
3
23
25,10
0,92
21
24
0,87
5,74
4
25
18.50
1,35
23
19
1,21
11,57
5
24
17,19
1,39
25
18
1,39
0
6
21
20,11
1,04
19
20
0,95
9,47
7
21
19,21
1,09
21
20
1,05
3,81
8
19
17,34
1,09
20
16
1,25
12,8
9
22
20
1,1
19
20
0,95
15,78
10
20
17,37
1,15
21
17
1,23
6,50
11
23
18,09
1,27
23
18
1,28
0,78
12
22
16,06
1,37
21
17
1,23
11,38
13
20
22,11
0,90
18
17
1,05
14,28
14
17
17,11
0,99
21
21
1
1
15
20
24,19
0,83
17
18
0,94
11,70
16
23
18,09
1,27
21
25
0,84
51,19
17
20
17,50
1,14
20
18
1,11
2,70
18
17
21,06
0,81
22
17
1,29
37,20
19
20
21,09
0,95
18
20
0,9
5,55
20
20
18
1,11
19
20
0,95
16,84
21
18
16,37
1,1
22
18
1,22
9,83
22
20
18,22
1,1
19
17
1,12
1,78
23
19
18,17
1,04
19
18
1,05
0,95
24
17
18,72
0,91
20
18
1,11
18,01
25
17
16,31
1,04
17
18
0,94
10,63
26
18
22,78
0,79
17
16
1,06
25,47
27
21
20
1,05
20
22
0,90
16,66
28
21
18,66
1,13
22
18
1,22
7,37
29
19
20,22
0,94
20
18
1,11
15,31
30
18
18,82
0,96
19
21
0,90
6,66
Σ
610
587,64
30,59
604
580
31,75
356,55
Rata
20,33
19,58
1,019
20,13
19,33
1,06
11,885
Tabel 4.2 Lembar Pengamatan Operator 2
LEMBAR PENGAMATAN
Lembar ke: 2 (dua) Tanggal:  7 November 2014
Operasi: TamiyaJenis Kelamin:  laki-laki
Operator:  Putra Octavianus
Timer:  Yogi isman
Rater:  Damayanti Valentina
No
Waktu Aktual Terdahulu
Waktu Aktual Teramati
Performance aktual
Waktu Estimasi Terdahulu
Waktu Estimasi Teramati
Performance Estimasi
%
Error
1
21
20,88
1,01
20
20
1
4,76
2
20
22,35
0,89
18
23
0,78
12,36
3
19
20,88
0,91
18
20
0,9
1,09
4
19
20,56
0,92
19
21
0,91
1,08
5
23
20,91
1,09
22
21
1,04
4,58
6
24
17,66
1,36
23
18
1,28
5,18
7
24
21,9
1,09
22
20
1,1
0,92
8
20
17,44
1,15
21
17
1,24
17,33
9
17
18,84
0,90
17
19
0,89
1,1
10
19
21,03
0,90
18
21
0,86
4,44
11
18
19,03
0,94
19
19
1
6,38
12
21
19,75
1,06
22
20
1,1
4,71
13
23
19,16
120
22
19
1,16
3,33
14
22
19,03
1,16
21
19
1,11
4,3
15
20
16,2
1,23
21
16
1,31
6,51
16
20
17,56
1,14
19
17
1,12
1,75
17
21
18,2
1,15
21
19
1,11
3,48
18
18
18,16
0,99
17
19
0,89
10,1
LEMBAR PENGAMATAN
Lembar ke: 2 (dua) Tanggal:  7 November 2014
Operasi: TamiyaJenis Kelamin:  laki-laki
Operator:Putra Octavianus
Timer          : Yogi isman
Rater           : Damayanti Valentina
No
Waktu Aktual Terdahulu
Waktu Aktual Teramati
Performance aktual
Waktu Estimasi Terdahulu
Waktu Estimasi Teramati
Performance Estimasi
%
Error
19
19
15,81
1,20
19
16
1,18
1,67
20
20
19,37
1,03
21
20
1,05
1,94
21
21
16,79
1,25
20
17
1,18
5,6
22
20
18,5
1.08
20
19
1,05
95,37
23
20
15,35
1,30
18
17
1,06
18,46
24
19
17,59
1,08
17
19
0,89
75
25
18
15,72
1,14
19
17
1,12
1,75
26
18
16
1,12
18
17
1,05
7,08
27
19
17,28
1.09
18
18
1
8,25
28
22
17,6
1,25
21
18
1,17
6,4
29
20
20,12
0,99
20
20
1
1,01
30
20
23,25
0,86
22
22
1
16,28
564
519,69
30,58
555
525
29,74
332,21
Rata
18,8
17,32
1,02
18.5
17.5
0,99
11,07
1.      Performance Aktual
Contoh perhitungan:
Performance Estimasi
Contoh Perhitungan:
1.             Perhitungan %Error
Contoh Perhitungan:
2.              Rata-Rata Waktu Aktual
3.        Standar Deviasi
4.        Standar deviasi dari distribusi harga rata-rata
Keterangan:
Xi= Waktu aktual teramati.
X = Rata-rata waktu aktual.
N  = Banyaknya data yang diamati.
5.        Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)
   Batas kontrol atas dan batas kontrol bawah digunakan untuk menentukan data mana yang normal dan baik untuk diuji. Data dikatakan normal apabila data tersebut berada diantara kedua batas ini, jika berada diatas batas kontrol maka data tersebut dapat dikatakan terlalu ekstrem begitupun sebaliknya.

Metodologi Penulisan Laporan Penulisan

BAB III
METODOLOGI PENULISAN
 3.1        Data dan Sampel
          Data merupakan fakta-fakta yang dapat digunakan sebagai bukti dan sebagai acuan dalam pengambilan sebuah keputusan. Data dapat diperoleh dengan menggunakan beberapa sampel yang dapat mewakili keseluruhan populasi. Melalui sampel maka akan mempermudah pengambilan data. Populasi yang terkait adalah seluruh orang yang terlibat dalam dunia pembelajaran, sekolah, kampus, dan lain sebagainya. Hal tersebut dikarenakan penelitian berkaitan dengan perancangan suatu produk, yaitu papan tulis. Sampel yang digunakan untuk mewakili keseluruhan populasi terdiri dari 30 sampel, yaitu 30 orang mahasiswa di Kampus J1 Universitas Gunadarma. Pengambilan data terhadap sampel tersebut dilakukan pada tanggal 30 Maret 2014. Teknik pengambilan sampel yang terkait dengan kasus tersebut adalah probability dan metode samplingnya yaitu simple random sampling. Simple random sampling adalah teknik untuk menentukan sampel secara acak dengan peluang yang sama untuk setiap sampelnya.
Data yang terkait dengan penulisan ilmiah mengenai antropometri merupakan data variabel kuantitatif karena data yang digunakan merupakan data dimensi tubuh manusia yang dapat diukur secata statis maupun dinamis. Data tersebut merupakan data yang berskala rasio yaitu data kuantitatif yang bersifat mutlak. Data tersebut digunakan untuk menentukan ukuran sebuah papan tulis dengan mempertimbangkan kenyamanan penggunanya. Berkaitan dengan hal tersebut, data yang diambil dari 30 sampel merupakan dimensi tubuh yaitu dalam keadaan diam (statis) maupun posisi bergerak (dinamis). Setiap sampelnya diambil data sebanyak 43 dimensi tubuh. Alat-alat yang digunakan untuk pengukuran antara lain kursi antropometri sebagai alat pengukur dimensi tubuh manusia, mistar sebagai alat pengukur dimensi tubuh jari serta telapak tangan, meteran sebagai alat pengukur tinggi badan, busur sebagai alat pengukur putaran lengan, putaran telapak tangan, dan sudut telapak kaki, lembar data pengamatan sebagai media pencatatan data hasil pengukuran dan alat tulis untuk mencatat data hasil pengukuran. Melalui pengukuran tersebut akan diketahui ukuran bagian-bagian dari produk papan tulis berdasarkan dimensi bagian-bagian tubuh manusia.
3.2       Flowchart Penulisan
Flowchart penulisan merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan dalam penulisan ilmiah. Berikut ini adalah flowchart penulisan mengenai permasalahan yang diteliti, yaitu dalam hal penentuan ukuran papan tulis yang sesuai dengan karakteristik tubuh manusia.

Gambar 3.1 Flowchart Penulisan
Flowchart penulisan digunakan untuk menjelaskan langkah awal penulisan sampai langkah terakhir penulisan secara sistematis. Berdasarkan flowchart di atas, langkah pertama yang dilakukan yaitu menentukan produk beserta inovasi yang akan dilakukan. Produk yang akan diteliti yaitu papan tulis. Produk ini dipilih karena banyak dan umum digunakan, merupakan produk yang sederhana, serta dimensi tubuh yang digunakan untuk pengukuran tidak terlalu banyak. Inovasinya berupa tempat alat tulis yang berukuran cukup besar pada tiang penyangga sisi kiri papan tulis agar dapat mempermudah penyimpanan alat-alat tulis yang digunakan. Inovasi juga diberikan dengan membuat papan tulis dapat mudah dilepas atau dipasang kembali pada tiang penyangga agar penggunaannya lebih fleksibel, yaitu papan tulis dapat dilepas jika ingin digantung di dinding atau diganti dengan yang baru. Langkah selanjutnya yaitu mengidentifikasi masalah berdasarkan produk yang akan diteliti, yaitu bagaimana merancang papan tulis yang sesuai dengan karakteristik tubuh manusia. Tujuan penulisan berikutnya digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang ingin dicapai atau diketahui solusinya dan terkait dengan penyelesaian masalah-masalah yang akan dibahas.
Langkah selanjutnya yaitu membatasi masalah mengenai pengambilan data serta pengolahan data yang akan dilakukan. Menyiapkan peralatan merupakan langkah selanjutnya. Peralatan yang diperlukan untuk melakukan pengambilan data antara lain kursi antropometri, mistar, meteran, busur, lembar data pengamatan, dan alat tulis. Data yang diambil yaitu 40 data dimensi tubuh untuk antropometri statis dan 3 data dimensi tubuh untuk antropometri dinamis dengan pengambilan 30 data untuk setiap dimensi tubuh. Data yang telah sesuai dengan batasan-batasan masalah yang telah ditentukan sebelumnya maka dapat ditentukan dimensi tubuh yang digunakan dalam penentuan ukuran papan tulis, sedangkan apabila belum sesuai maka harus kembali melakukan pengambilan data. Dimensi tubuh yang digunakan dalam penentuan ukuran papan tulis antara lain, jangkauan tangan ke atas (jtkt), panjang jari 3 (pj3), rentangan tangan (rt), tinggi bahu berdiri (tbb), tinggi pinggang berdiri (tpgb), pangkal ke tangan (pkt), dan lebar tangan (lt). Langkah selanjutnya yaitu pengolahan data. Pengolahan data terdiri dari penentuan rata-rata, standar deviasi, serta persentil 5%, 50%, dan 95% dengan menggunakan rumus secara manual dan menggunakan software SPSS 16.0.
 Hasil dari pengolahan data selanjutnya dipertimbangkan untuk pemilihan ukuran yang layak atau sesuai dengan dimensi tubuh manusia, yaitu dengan dilakukannya analisis. Analisis yang dilakukan juga bertujuan untuk mengetahui secara lebih jelas mengenai perancangan produk papan tulis serta mengetahui produk hasil inovasi yang memiliki keunggulan tersendiri. Langkah terakhir yang dilakukan adalah memberikan kesimpulan mengenai hasil akhir yang didapatkan, yaitu ukuran papan tulis yang telah disesuaikan dengan karakteristik tubuh manusia.